Langsung ke konten utama

Postingan

Guruku Panutanku "Betapa mulia sosoknya, setiap perkataannya adalah ilmu, setiap geraknya adalah teladan. Patutlah ia disebut guru yang diartikan oleh orang Jawa sosok yang di guguh dan ditiru. Guru bukan hanya dia yang berdiri didalam ruangan kelas membagikan segenap ilmu pengetahuan, setiap orang yang memberikan ilmu pengetahuan, mengajarkan walau setitik pengetahuan adalah guru." Beberapa tahun yang lalu ketika saya masih duduk dibangku sekolah formal SD sampai SMA. Guru adalah orang yang saya anggap tahu banyak hal, perilakunya pun tidak sembarangan. Hingga saya mulai memerhatikan setiap tingkah guru yang mengajarkan saya. Saya sangat suka dengan guru yang bersungguh-sungguh mendidik. Bagaimana saya menilai guru-guru itu bersungguh atau tidak dalam mendidik? Biasanya guru yang benar-benar ingin siswanya mampu, dia akan disiplin masuk dan keluar kelas, menjelaskan materi ajar kepada siswa, memerhatikan semua siswanya. Saya pernah menemukan guru saya yang sering...
Postingan terbaru

Melawan Keterbatasan

Pernahkah kalian mengalami kelupaan akan nama seseorang yang sebelumnya pernah kalian temui? Atau bahkan lupa wajahnya? Pernahkah kalian lupa akan janji kepada seseorang? Lupa meletakan sesuatu? Lupa kalau sedang memasak? Pernahkah kalian merasakan kesulitan mengingat rumus atau menghafal pelajaran yang telah di suguhi guru? Pernahkah kalian merasa kesulitan mengingat rute suatu jalan? Aku mengalami semua itu. Entah sejak kapan aku memiliki ingatan buruk seperti ini. Aku seringkali merasa kesal terhadap diriku sendiri yang kesulitan menghafal suatu pelajaran. Bahkan ketika sudah berhasil menghafal, beberapa saat kemudian jika tidak terus ku ulang maka hafalan itu bisa menghilang. Aku juga sering memasak dan lupa kalau aku sedang memasak. Terkadang aku ingin menangis dengan kesulitanku ini. Keadaan paling parahku tidak mampu mengingat jalan, meski beberapa kali ku lalui. Aku harus melaluinya sendiri berulang kali, barulah aku mampu mengingatnya. Namun, selama ini aku tidak me...

Demi Damai yang Dirindukan Hati

Setiap manusia selama menjalani setiap langkah kehidupan pasti pernah merasakan pahitnya kekecewaan. Sebagai makhluk sosial kita tidak lepas berinteraksi dengan orang-orang disekitar kita. Bukan mudah menjalin kebersamaan, persaudaraan, pertemanan, persahabatan, kerjasama dan lain sebagainya. Seringkali terjadi ketidak sesuaian antara kita dengan orang lain yang menimbulkan merenggangnya hubungan kebersamaan tersebut. Ketika teman membohongi, sahabat mengkhianati, perkataan orang lain yang mengiris hati dan berbagai macam rupa masalah yang menimbulkan kebencian. Kebencian bersarang dihati menimbulkan ketidak nyamanan dalam kebersamaan bahkan hatipun merasa tidak tenang. Terus saja terbakar emosi. Tiap mengingat kesalahannya otomatis amarah menyulut, dada terasa ingin pecah menahan meledaknya api kebencian. Bahkan ada yang sampai melampiaskan dengan balas menyakiti. Seperti yang dikatakan Robert Frost, " Sesuatu yang kita tahan tekan kita lemah, hingga kita menemukan bahwa ses...

Mind Maping dan Out Line

Out Line Buku : Pendidikan Anak dalam Islam No BAB Uraian 1 Pendidikan dalam Islam -           Arti Pendidikan menurut Pandangan Islam -           Esensi Pendidikan berdasarkan Alquran dan Sunan -           Hadis-hadis tentang pentingnya mendidik anak dengan baik 2 Mendidik Anak Ala Rasulullah -           Curahkan Kasih Sayang : -  Menunjukan kasih sayang kepada anak - -           Teladankan Anak dengan Akhlak-Akhlak Terpuji : -Mengajak anak turut serta dalam ibadah sehari-hari -Mencontohkan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari -Mencontohkan perilaku sabar dalam menghadapi kesulitan -Berperilaku lemah-lembut terhadap anak -  ...

Agar Menulis Menuai Berkah

Al-Qalam Mengapa sih aku harus menulis? Ketika kita ditanya mengapa sih kau ingin menjadi penulis? Sebahagian kita pasti berpikir untuk menjawab, agar menjadi terkenal, agar bisa menjadi sekeren Tere Liye, JK. Rowling, Asma Nadia dan penulis-penulis terkenal lainnya atau barangkali agar terlihat pintar dan luas wawasannya. Seorang pecinta buku seperti saya yang sejak dahulu memiliki impian menjadi seorang penulis sempat berpikir, suatu hari nanti aku akan sekeren penulis ini (penulis buku favorit). Nah, waktu itu aku masih belum menyadari guna menulis. Mencipakan sebuah karya yang membuat orang-orang kagum dengan karya kita bukanlah alasan yang kuat atau kungkin dapat dikatakan kurang tepat. Karena alasan-alasan itu tidak membuat seseorang benar-benar konsisten dalam menulis. Ketika suatu saat tidak juga berhasil menulis dengan baik, tidak seorangpun memuji tulisan kita, maka kita menyerah! Lantas untuk apa sebenarnya menulis itu? 1. Kepatuhan Terhadap Firman T...

Impian Si Kecil

Embun masih lagi membukus pagi. Cahaya kuning keemasan memancar dari ufuk Timur. Terlihat dua pasang kaki mungil menghentak bumi menulusuri gang-gang sempit. Tawa riang terdengar mengalahkan kicauan burung. "Mas Budi...!" teriak Mila sigadis kecil seraya berlari mengejar Budi. "Ayo dek, kejar mas kalau bisa...! Budi berlari lebih kencang dari Mila. Tiba-tiba langkah Budi terhenti. Terpaku menatap rombongan anak berseragam merah putih. "Kena mas Budi!" kata Mila sambil menabrak tubuh Budi. "Lihat apa sih mas?" Tanya Mila heran sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Dek, kamu ingin nggak seperti mereka?" "Kalau mas ingin, kenapa kita nggak ikuti mereka aja mas." sahut Mila dengan lugu. Mila menarik lengan Budi mengjajaknya mengikuti rombongan anak berseragam merah putih yang berjalan berbaris melewati hamparan hijau yang terbentang. Budi dan Mila terus mengejar anak-anak itu. Akhirnya Budi dan Mila ber...